Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Pejabat Kota Bekasi Dituding Komersilkan Sekolah Negeri

GlestRadio.com - Pejabat eksekutif maupun legislatif Kota Bekasi dituding telah mengkomersilkan sekolah negeri dengan menjualbelikan bangku keada calon orang tua siswa, lewat mekanisme penerimaan peserta didik baru (PPDB) melalui jalur Bina Lingkungan.

Hal ini diungkapkan gabungan pengelola dan guru sekolah swasta yang tergabung dalam Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi, Senin (16/7/012), saat menggelar aksi demo di gerbang tol Bekasi Barat.

Mereka menolak mekanisme (PPDB) melalui jalur Bina Lingkungan, karena dianggap merugikan sekolah-sekolah swasta. Ini akibat banyaknya sekolah negeri yang menampung peserta didik baru melebihi kapasitas.

“Ada informasi kalau titipan siswa baru dari DPRD mencapai 3.000 orang. Kapasitas sekolah yang tidak cukup tetap dipaksakan untuk menampung para siswa baru, akibatnya sekolah swasta tidak mendapatkan siswa baru dan terancam gulung tikar,” kata Supriadi, wakil ketua BMPS Kota Bekasi.

Menurut dia, progam Bina Lingkungan hanya dijadikan ajang jual beli kursi oleh para anggota dewan, pejabat dan oknum.

Para orang tua diharuskan membayar agar anaknya bisa masuk ke sekolah negeri. “Ini adalah preseden buruk bagi dunia pendidikan kita,” tegasnya.

Mereka mendesak Walikota Bekasi agar membatalkan hasil seleksi Bina Lingkungan, jika tidak maka akan dilaporkan ke Kementerian Pendidikan Nasional karena ditemukan banyak sekali manipulasi dan dugaan gratifikasi.

“Kami akan terus memperjuangkan agar Bina Lingkungan dihapuskan,” tegasnya. (ans/aef/berita8)

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food