Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Dishub Kota Bekasi Sandera Truk Sampah DKI

BEKASI, GlestRadio.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi menahan sebuah truk pengangkut sampah milik Dinas Kebersihan Provinsi DKI Jakarta yang kedapatan melanggar rute dan jam operasional yang telah disepakati. Selain itu, didapati juga 25 armada lain yang melanggar ketentuan.

Kepala Seksi Pengendali dan Keselamatan Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi Ikhwanudin Rahmat menyebutkan, armada yang ditahan tersebut dirazia pada Minggu (8/7) siang. Truk berjenis kompaktor bernomor polisi B 9638 ZQ itu ditahan saat melintas di Jalan Ahmad Yani.

"Memang Jalan Ahmad Yani merupakan rute yang diperbolehkan untuk dilalui armada sampah DKI Jakarta. Namun ia melanggar jam operasional yang sudah ditentukan," kata Ikhwanudin, Senin (9/7).

Jam operasional yang telah disepakati itu ialah pukul 21.00 WIB sampai 4.00 WIB. Pertimbangannya, pada jam tersebut, lalu lintas jalanan Kota Bekasi cenderung lengang, sehingga bau sampah yang dibawa truk mengganggu pengendara lain dan juga masyarakat.

Pada kenyataannya, truk sampah banyak yang melintas siang hari dan meninggalkan tetesan air lindi yang baunya menyengat. Pelanggaran yang terjadi pun tak hanya menyangkut jam operasional, tapi juga rute yang dilalui. Banyak didapati armada sampah yang keluar dari pintu tol Jatiasih lalu melanjutkan perjalanan melalui Jalan Cipendawa-Jalan Siliwangi-Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Selain menggelar razia di pintu tol Bekasi Barat, operasi serupa juga dilakukan di Jalan Cipendawa pada Minggu (8/7) siang dan sore. "Hasilnya, dalam dua kali operasi di dua lokasi tersebut, didapati 26 armada yang menyalahi ketentuan. Dua armada di antaranya ditilang karena surat-suratnya tidak lengkap. Satu di antaranya ditahan di Kompleks Perkantoran Kota Bekasi, sedangkan yang lainnya dikembalikan," kata Ikhwanudin.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Bekasi Supandi Budiman mengatakan, penahanan terhadap armada yang melanggar tersebut semata-mata dilakukan untuk membuat para pengemudi armada sampah DKI Jakarta jera dan tidak mengulang perbuatannya.

Sumber : Pikiran Rakyat

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food