Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Untuk Menghindari Perdebatan KPU Bekasi Larang Lembaga Survei Lakukan Penghitungan Cepat

Glest Radio - Kota Bekasi- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi akan melarang lembaga survei mengumumkan hasil hitungan cepat pada Pemilihan Wali Kota Bekasi 16 Desember 2012. Larangan tersebut dimaksudkan untuk menghindari munculnya perdebatan di masyarakat sebelum pemenang Pilwalkot resmi diumumkan.

Ketua KPU Kota Bekasi, Hendy Irawan mengatakan, lembaga perhitungan cepat biasanya mulai melakukan kegiatan sebelum hari pemilihan untuk mencari tahu kepopuleran para kandidat di masyarakat. Kemudian, beberapa saat setelah pemilihan dilakukan, mereka biasanya langsung mengumumkan hasil perhitungan cepat yang mereka lakukan. Hasil perhitungan cepat mereka biasanya menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat. Ada yang bahagia karena kandidat yang didukungnya disebut sebagai pemenang, tapi ada juga yang kecewa.

"Hal seperti ini yang berpotensi tinggi memicu konflik. Buktinya sudah ada di beberapa daerah yang sudah menggelar pemilihan kepala daerah sebelum Kota Bekasi," kata Hendy, Kamis (24/5).

Lembaga survei seakan berlomba secepat mungkin mengumumkan hasil perhitungan versi mereka masing-masing. Hasil perhitungan lembaga yang satu biasanya berbeda dengan lembaga yang lain. "Bisa demikian karena biasanya lembaga survey adalah hasil bentukan partai politik yang berkepentingan mempengaruhi opini publik tentang poisisi perolehan suara calon yang diusungnya," katanya.

Berdasarkan pertimbangan hal-hal tersebut, KPU Kota Bekasi pun bersiap menyusun peraturan untuk membahas hal ini. Antara lain perihal lembaga survey yang berwenang melakukan perhitungan cepat haruslah terakreditasi. Kemudian, hasil perhitungan cepat yang mereka lakukan hanya boleh disampaikan setelah KPU selesai melakukan perhitungan. Sebab bagaimanapun juga, pemenang Pilwalkot yang sebenarnya hanya ditentukan berdasarkan hasil perhitungan resmi KPU. "Sebaiknya penghitungan suara cepat itu kita atur supaya tidak liar," ujarnya.

Sumber : Pikiran Rakyat

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food