Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Disdik Kota Bekasi Targetkan Kelulusan UN 100%

Kota Bekasi - Glest Radio .com - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi menargetkan kelulusan 100 persen pada penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK tahun 2012 yang akan digelar mulai Senin (16/4). Target tersebut harus sanggup dicapai secara langsung karena tak digelarnya UN ulangan untuk tahun ini.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdik Kota Bekasi Dedi Djunaedi menyatakan pihaknya optimistis target-target tersebut dapat tercapai. Sebab hasil tiga kali uji coba yang dilakukan masing-masing sekolah menunjukkan hasil yang tidak mengecewakan.
"Saya sudah lihat hasil tesnya di masing-masing Unit Pelaksana Teknis Dinas, hasilnya cukup baik. Jika bisa dipertahankan demikian, apalagi ditingkatkan, target kelulusan 100 persen tak sulit diwujudkan," katanya.
Lebih lanjut dikatakan Dedi, peserta UN dari Kota Bekasi tahun ini sebanyak 13.246 siswa SMK dan 11.388 siswa SMA. Mereka berasal dari 90 SMA dan 97 SMK yang ada di Kota Bekasi.
Perihal penyelenggaraan UN, Dedi mengatakan ada sejumlah perbedaan. Mulai tahun ini, semua pengawas kelas diharuskan menandatangani lembar pakta integritas yang nantinya akan disertakan bersama lembar jawaban siswa.
"Pakta integritas tersebut untuk menjamin tidak terjadinya kecurangan saat penyelenggaraan UN. Hal ini berlaku secara nasional," katanya.
Baik lembar jawaban peserta UN, maupun lembar pakta integritas yang dimasukkan ke dalam amplop yang sama itu harus dilem di dalam ruangan ujian. Dengan demikian tidak mungkin terjadi kecurangan yang dilakukan di luar ruang ujian.
"Tahun lalu DPRD menyoroti pengeleman amplop di dalam ruang pengawas yang rawan kecurangan. Sekarang sudah diantisipasi dengan kewajiban mengelemnya di dalam amplop," katanya.
Dengan adanya perubahan peraturan tersebut, Dedi mengharapkan upaya realisasi target kelulusan 100 persen tidak terganjal dugaan adanya aksi kecurangan. (Pikiran Rakyat)

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food