Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Dewan akan Minta Penjelasan Plt Walikota Bekasi Terkait Mutasi 127 Kepsek

Glest Radio .com - Kota Bekasi - Komisi D DPRD Kota Bekasi akan memanggil Pelaksana Tugas Walikota Bekasi Rahmat Effendi untuk dimintai keterangan perihal pelaksanaan mutasi terhadap 127 kepala sekolah yang dilakukan belum lama ini. Pemanggilan tersebut dilakukan menyusul tidak memuaskannya penjelasan yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi Encu Hermana saat beraudiensi di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (22/12).

Encu beralasan pelaksanaan mutasi sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 Tahun 2010. Karena tak menyalahi aturan itu pula, Disdik tak akan merevisi Surat Keputusan perihal mutasi tersebut dan akan melakukan mutasi tahap dua dan tiga terhadap kepala sekolah lainnya.
Namun di mata Komisi D, aspek legalitas yang diajukan Disdik tersebut masih lemah karena tidak semua kepala sekolah pengganti memenuhi penilaian CAKEP sesuai prosedur yang diharuskan.
"Belum lagi kejanggalan dalam hal administrasi karena dalam SK yang diterima sejumlah kepala sekolah tidak dicantumkan secara jelas SD baru tempat mereka harus bertugas. Semua SK bernomor sama dan penempatannya tak jelas," kata Ketua Komisi D Herry Koswara.
Mengenai hal tersebut, Encu beralasan, penempatan sekolah baru bagi para kepala sekolah yang dimutasi karena pihaknya masih harus menanyakan kepada yang bersangkutan ke mana mereka mau dipindahkan.
Kesalahan prosedur lain perihal mutasi ini, lanjut Herry, ialah tidak dilakukannya sosialisasi sebelumnya sehingga para kepala sekolah yang akan dipindah umumnya tidak siap secara psikis.
Herry pun menyoroti lebih khusus pergantian posisi kepala sekolah pada lima sekolah berstatus Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) di Kota Bekasi, yakni SMAN 1 Kota Bekasi, SMAN 5 Kota Bekasi, SMPN 1 Kota Bekasi, SMPN 5 Kota Bekasi, dan SMKN 1 Kota Bekasi. Pengganti kepala sekolah berstatus RSBI tersebut tidak bisa ditentukan secara asal-asalan karena ada sejumlah prosedur yang harus dipenuhi. Salah satunya dalam hal penguasaan Bahasa Inggris.
Dikarenakan derasnya keluhan masyarakat pascamutasi ini, DPRD pun merasa berkepentingan untuk meminta penjelasan langsung dari Pelaksana Tugas Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. "Jika jawabannya sama-sama tidak memuaskan, apalagi tak memenuhi panggilan, mungkin saja interpelasi digulirkan," kata Herry. Ada pun pemanggilan tersebut dijadwalkan pada Selasa . (Sumber : PR)

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food