Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

RSUD Kota Bekasi Buka Ruang untuk Spesialis Paru untuk Bayi

Kota Bekasi - Glest Radio .com -  Pasien Perinatologi atau bayi baru lahir dan sakit paru di Kota Bekasi tidak perlu lagi khawatir. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi kini membuka ruang perawatan baru untuk pasien dengan penyakit tersebut.
Ruangan yang disediakan ada 2 dengan berkapasitas masing-masing 24 tempat tidur. Pelayanan  itu diperkirakan mulai  Januari 2012.

Direktur RSUD Kota Bekasi Titi Masrifahati mengatakan kedua ruangan tersebut akan dilengkapi perlengkapan kesehatan canggih. Seperti, fentilator dan infus pum. “Dana pengadaan semua bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sudah cair dan sekarang proses pengerjaan,” kata Titi.
Total anggaran pembangunan dua ruangan tersebut Rp 6 miliar, adapun perlengkapan alat kesehatannya Rp 9 miliar.
Menurut Titi, ruang perinatologi dibangun untuk menekan angka kematian ibu dan anak yang baru lahir. Layanan tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat mampu maupun mereka yang mendapat fasilitas berobat gratis sebagai keluarga miskin.
Biaya perawatan perinatologi di rumah sakit swasta sangat mahal. Untuk perawatan saja belum termasuk obat Rp 1 juta per hari, dan harus dibayar dengan uang jaminan di muka sebesar 10 kali lipat dari biaya perawatan per hari itu.
Sementara biaya perawatan di RSUD Kota Bekasi, kata Titi, jauh lebih murah. Biaya perawatan ruang perinotologi hanya sekitar 25 persen dari biaya rumah sakit swasta. “Nanti RSUD Kota Bekasi menjadi tujuan utama,” katanya.
Meski tarifnya lebih murah, kata Titi, pelayanan bisa bersaing dengan rumah sakit swasta. Selain dilengkapi teknologi kesehatan canggih, juga sumber daya perawat yang bagus. “Bahkan lebih bagus dari rumah sakit swasta yang paling bagus di Bekasi,” katanya.
Adapun alasan membangun ruang perawatan paru, menurut Titi, jumlah penderita terus meningkat. “Semakin banyak warga yang datang mengeluhkan sesak nafas,” katanya.
Manajemen RSUD Kota Bekasi juga menambah kapasitas ruang perawatan hemodialisa atau cuci darah dari sebelumnya hanya 19 tempat tidur menjadi 24 tempat tidur.(Dieni/dms/poskota)

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food