Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

KPU Majukan Jadwal Pilkada Kota Bekasi

KOTA BEKASI, Glest Radio.- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi berencana memajukan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah. Pelaksanaan pemilihan sebelumnya, lima tahun lalu, digelar pada 23 Januari. Namun kali ini pelaksanaannya dimajukan satu bulan menjadi tanggal 23 Desember 2012.

Ketua Komisi Pemilih KPU Kota Bekasi Syafrudin mengatakan, pemajuan jadwal itu dilatarbelakangi sejumlah pertimbangan. Salah satunya ialah kemungkinan pemilihan harus dilaksanakan dua putaran.
"Masa jabatan Mochtar Mohamad-Rahmat Effendi berakhir pada 10 Maret 2013, sehingga harus dipersiapkan waktu yang cukup untuk penyelenggaraan pemilihan. Waktu yang dipersiapkan harus cukup untuk mengantisipasi kemungkinan diselenggarakannya pemilihan dua putaran atau muncul gugatan ke Mahkamah Konstitusi," katanya usai mengisi sosialisasi bertajuk "Peran Pemuka Masyarakat Dalam Menekan Golput" di Kantor Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Jumat (1/7).
Bila mengharuskan digelar pemilihan putaran kedua maka akan diagendakan pada 27 Januari 2013. Syafrudin memprediksi, jika pemilihan digelar dua putaran, maka dana yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan pesta demokrasi di Kota Bekasi ini mencapai Rp 43 miliar. Anggaran tersebut, salah satunya, digunakan untuk pengadaan logistik kotak suara baru karena 40 persen di antaranya rusak dimakan usia.
Meskipun pelaksanaan pemilihan masih lama, sosialisasi mulai digelar. Pada sosialisasi yang digagas Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), upaya menekan jumlah golongan putih menjadi bahasan utama.
Syafrudin mencatat, angka golput di Kota Bekasi pada saat pemilihan lalu mencapai 37 persen dari total sebanyak 1,1 juta pemilih. Ia berharap, kenaikan jumlah pemilih menjadi 1,6 juta akan diiringi peningkatan partisipasi aktif pemilih. Pemuka masyarakat diharapkan peran aktifnya dalam menekan jumlah golongan putih tersebut. (A-184/das)***

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food