Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Komisi A DPRD Kota Bekasi Diduga Gembosi Interpelasi

KOTA BEKASI , Glest Radio- Di saat sebagian anggota DPRD Kota Bekasi sudah mendorong penggunaan hak interpelasi dan akan diagendakan Badan Musyawarah DPRD Kota Bekasi, Komisi A DPRD Kota Bekasi bersikukuh memangil Badan Kepegawaian Daerah (BKD) serta Badan Pertimbangan Karir Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) terkait mutasi.

Ironisnya, meskipun pihak Baperjakat dan BKD bisa dihadirkan Komisi A ternyata, Komisi A tidak dapat menggali persoalan secara dalam akibat tidak ada data yang bisa dikeluarkan para pengolah proses mutasi di Kota Bekasi itu.
“Akan merapatkan terlebih dahulu hasil dari pertemuan kami hari ini, dan berdasarkan pertemuan yang kami lakukan, masih sebatas normatif saja,” ungkap Roy Akhyar, Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi usai menggelar rapat pendalaman mutasi dengan pihak Baperjakat dan BKD yang tertutup itu.
Pertemuan yang ternyata hanya sebatas normatif itu pun tak pelak membuat sebagian besar anggota Komisi A sedikit kecewa, terlebih para pengusung interpelasi yang ada di Komisi A.
“Pertemuan tadi benar-benar sangat normatif. Dan kami pikir ini semakin menjadi bukti kalau pihak eksekutif tidak serius terhadap persoalan yang sudah menjadi perhatian khusus bagi kami dan masyarakat Kota Bekasi ini. Masak sudah tahu mau bicara persoalan hukum dan aturan mereka malah tidak bawa data,” ucap, Saeful Daulah, anggota Komisi A DPRD Kota Bekasi asal PKS ini dengan nada kecewa.
Sebelumnya, banyak pihak di DPRD sendiri menduga, pemanggilan pihak eksekutif yang sempat gagal ini pun seolah mengindikasikan ada upaya untuk menggembosi interpelasi. Apalagi mengingat Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi, Roy Akhyar dan Wakil Ketua DPRD Yusuf Naseh yang menjadi koordinator Komisi A berasal dari partai yang sama dengan Plt Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. Akan tetapi hal tersebut buru-buru dibantah Roy Akhyar. “Ini tidak ada hubunganya dengan interpelasi. Karena memang ini tugas kami komisi A menyikapi perihal kepegawaian. Bukan untuk penyelamatan,” ujar Roy Ahyar.
Indikasi menggagalkan interpelasi lewat pemanggilan Baperjakat oleh komisi A. Karena menurut H.Dedi, ketua Masyarakat Pemantau Kebijakan Eksekutif dan Legislatif (Majelis) Bekasi, dugaan adanya penggembosan itu terbuka lebar. “Karena tujuan dari komisi A dan interpelasi kan sama, meminta keterangan dari eksekutif terkait mutasi yang diduga ada pelanggaran aturan. Jika sudah selesai di komisi A, untuk apalagi interpelasi,” kata H.Dedi berusaha menduga skenario dibalik penggembosan interpelasi.
Namun, lanjut dia, jika dengar pendapat kemarin memang normatif, maka inisiator bisa meminta pimpinan dewan untuk membatalkan undangan itu dan dilanjutkan dalam interpelasi nanti. “Kalau sudah ada usulan interpelasi, untuk apalagi komisi A memanggil? Jadi patut diduga, jika ada usaha penggembosan dari dalam dewan sendiri. Kan, tujuannya sama, meminta keterangan eksekutif. Akan lebih baik jika interpelasi, agar semua dewan bisa mengetahui dan mendengar secara langsung keterangan Plt Walkot,” tegasnya.
Terpisah Haeri Parani angota komisi A sekaligus inisiator interpelasi mengatakan bahwa interpelasi akan terus jalan dan diharapkan mendapatkan dukungan mayoritas anggota dewan yang ingin meluruskan persoalan kebijakan mutasi. “Interplasi akan terus jalan. Karena hak interpelasi memang telah diatur dan hak itu hak tiap-tiap pribadi anggota DPRD. Sedangkan komisi A bergerak karena memang Tupoksi Komisi A. Sekali lagi interpelasi akan tetap jalan,” tutur Haeri Parani.
Sementara, pihak Baperjakat yang terlibat dalam proses mutasi pun seperti  Momon Sulaiman dan Dadang Hidayat, tidak mau memberikan tanggapan apapun saat dimintai keterangan wartawan usai rapat dengan komisi A. “tanyakan saja sama dewan,” ucap Dadang Hidayat singkat. (rif)

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food