Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Dewan dan Disdik Kota Bekasi Saling Tuding

Kota Bekasi - Glest Radio - Di saat berbagai pihak menghujat persoalan panambahan rombongan belajar (rombel) yang diduga akibat banyaknya titipan dari anggota DPRD Kota Bekasi, Disdik justru diam seribu bahasa.

Bahkan saat dikonfirmasi secara langsung terkait kebenaran adanya intervensi dewan dengan sebuah surat yang menurut versi dewan adalah surat evaluasi daya tampung, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Encu Hermana tidak mau memberikan komentar ataupun klarifikasi.
Seolah takut membuat sebuah pernyataan, dia pun meminta wartawan untuk menanyakan persoalan rombel kepada Sekretaris Disdik yang juga menjabat sebagai panitia PPDB Online 2011.
“Silahkan saja anda tanya dengan Ketua Panitia PPDB on line, maaf saya sedang ditunggu Pak Plt, nanti baru setelah itu saya kasih penjelasan,” ucap Cucu ketika dikonfirmasi siapa yang menyebabkan terjadinya penambahan rombel  pada PPDB yang diketahui dari jalur bina lingkungan.
Sementara itu, kepada wartawan, Saiful Bahri, Sekretaris Disdik yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia PPDB 2011 mengakui, akibat bertambahnya rombel salah satunya disebabkan adanya surat dari DPRD Kota Bekasi yang dikirmkan pimpinan dewan.
“Surat yang dikirimkan dewan jelas surat penambahan. Kan juga sudah jelas Pak Heri Koswara kalau surat yang dikirimkan pimpinan dewan itu penambahan rombel,” ungkapnya, sambil merahasiakan berapa banyak titipan dewan dalam jalur bina lingkungan, dengan alasan belum menerima laporan dari pihak sekolah.
Sementara itu, sebelumnya, Sardi Effendi, anggota Komisi D DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, justru membantah kalau surat yang ditujukan kepada Plt Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi itu adalah surat permohonan untuk meminta tambahan rombongan belajar. Menurutnya pembenaran yang dikatakan Ketua Komisi D DPRD Kota Bekasi Heri Koswara dari FPKS adalah sebuah hal yang perlu diklarifikasi.
“Yang jelas surat yang dikirimkan DPRD lewat pimpinan dewan dan ditandatangani Pak Tumai kepada Plt terkait persoalan PPDB itu adalah surat perintah melakukan evaluasi terhadap daya tampung sekolah dalam menyikapi persoalan PPDB yang diketahui banyak penambahan rombel,” ungkap Sardi.
Bukan itu saja, lanjut Sardi, dikirimkannya surat kepada pihak eksekutif lebih disebabkan banyaknya keluhan dan persoalan yang masuk ke DPRD dan disampaikan oleh pihak Disdik sendiri. Bahkan, dengan adanya surat dewan ini, Sardi menduga, kalau akhirnya dipakai oleh pihak Disdik dan pihak sekolah untuk disalahgunakan hingga terjadi penambahan rombel.
“Seharusnya Disdik yang membuat surat terkait daya tampung. Tapi karena kami melihat lemahnya komunikasi yang dilakukan oleh pihak eksekutif akhirnya dewan mengambil sikap. Dan sekarang jelas kalau yang membuka rombel ini secara teknis berarti Disdik. Jangan kemudian mengkambing hitamkan dewan,” jelasnya. (rif)

1 komentar:

Anonim mengatakan...

bagaimana mau melaksanakan KBM dgn kondusif apabila 1 kelas diisi oleh 48 s.d 50 peserta didik bahkan lebih, dan itu yg sekarang terjadi di beberapa SMP & SMA Negeri favorit di kota Bekasi, Pak...Buu....sudah jangan saling tuding dan saling menyalahkan yang nantinya bakal jadi bahan tertawaan yang gak bakalan menyelesaikan inti permasalahan, alangkah lebih bijak apabila Bapak/Ibu yg berkompeten disini sedianya bisa duduk bersama mencari solusi terbaik dan memikirkan ribuan nasib para peserta didik baru 2011-2012 yg sekarang sudah terlanjur tertampung di SMP/SMA Negeri favorit kota Bekasi supaya bisa melaksanakan KBM dengan kondusif demi tercapainya peningkatan mutu pendidikan negeri ini khususnya bagi putra-putri peserta didik baru kota Bekasi sesuai dengan Visi kota Bekasi "Bekasi sehat, Cerdas dan Ikhsan " Trims.

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food