Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Biaya Pembangunan Fly Over Kota Bekasi Bertambah

Kota Bekasi - Glest Radio – Biaya pembangunan fly over Jalan Ahmad Yani dipastikan mengalami kenaikan harga. Semula dana yang disiapkan sebesar Rp170 miliar, kini naik menjadi Rp200 miliar. Kenaikan itu di latarbelakangi adanya perubahan desain pembangunan.

Hal ini diungkapkan langsung Plt Sekretaris Daerah Kota Bekasi Dudi Setiabudhi. Menurut dia, kenaikan itu karena ada perubahan desain pembangunan. Sehingga, pengerjaannya pun mengalami perubahan. Buntutnya, harga pembangunan itu menjadi naik. ”Dari Rp172 miliar menjadi Rp200 miiar,” katanya kepada Radar Bekasi.
Salah satu penyebabnya, kata dia, perubahan pada pondasi tiang pancang. Kedalaman yang seharusnya digali kini menjadi 40 meter dari permukaan tanah. Padahal, dalam struktur pembangunan awal pondasi, kedalaman diperkirakan hanya 14 meter. ”Pasalnya, dengan kedalaman awal tidak menemukan struktur tanah keras. Baru di kedalaman 40 meter bisa ditemukan struktur tanah,” jelasnya.
Selain itu, perubahan desain pada jembatan di atas rel kereta api, Dudi mengakui, jembatan itu dalam struktur bangunan awal digambarkan menggunakan tiang pancang. Namun, karena dibawahnya ada jalur kereta api, maka tiang itu ditiadakan.”Sehingga kita menambah pengikat, untuk menahan jembatan yang ada di atas jalur kereta api,” paparnya.
Kini pembangunan fly over Ahmad Yani sudah masuk ke perencanaan sondir. Dengan begitu, Dudi menerangkan, perencanaan Sondir itu sebenarnya bukan pembangunan tahap awal, melainkan masih mencari lapisan tanah pegeras yang ada di dalam. Namun, diperkirakan pada tahun 2012 mendatang pembangunan itu dipastikan sudah selesai.
Sedang adanya lahan stadion Bekasi yang termakan akibat pembangunan fly over Ahmad Yani, Dudi menjelaskan, lahan itu mencapai 6000 meter persegi. Pemerintah Kota Bekasi memberikan lahan itu sebagai pendukung terbentuknya akses jalur Bekasi Utara hingga ke Bekasi Selatan. ”Ini adalah bagian konsekwensi atas pembangunan fly over. Karena, Pemkot hanya menyediakan lahan, sedang anggarannya menggunakan dana swasta,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Tumai mengatakan, pihaknya masih belum memahami komitmen antara eksekutif dengan pihak swasta terkait pembangunan fly over Ahmad Yani. Masalahnya, lahan stadion yang dipakai tidak disebutkan pengganti lahan tersebut.
Sehingga, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mendiskusikan dengan pimpinan komisi untuk mengambil tindakan. Jika tidak ada penggantian lahan stadion, setidaknya dikatakan Tumai, dewan akan meminta pertanggung jawaban eksekutif. ”Karena lahan yang diambil adalah sebagai hutan kota,” tandasnya (mif)

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food