Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Plt Walikota Bekasi dan Wakil Ketua DPRD Bungkam

GlestRadio .com - BEKASI  – Baik Pelaksana tugas (Plt) Walikota Bekasi maupun Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi sama-sama bungkam saat diminta menanggapi banyaknya SD yang studi tour saat pelepasan murid. Sementara, sejumlah kalangan meyebut kegiatan ini lebih memberatkan orangtua murid.
“Mereka sudah dipusingkan akan masuk sekolah. Jadi, janganlah diwajibkan (ikut studi tour) sehingga tidak memusingkan,” kata Amin Murais, warga Bekasi.

Disebutkan, studi tour bagi murid kelas 6 bisa saja dibutuhkan sejauh tidak memberatkan orangtua murid. Hanya saja, kenyataannya saat ini studi tour menjadi ajang praktik pemungutan uang murid. “Sementara orangtua murtid tidak bisa menolak,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, murid kelas VI SDN Pekayonjaya I, Bekasi Selatan, akan mengikuti studi tour ke Cibodas dengan biaya masing-masing murid Rp 225 ribu. Besaran biaya ini dirinci untuk macam-macam kebutuhan studitour, disamping juga untuk kebutuhan kelulusan, seperti administrasi kelulusan, kenang-kenangan kepala sekolah dan guru, transport guru dan lainnya.
Kegiatan studitour juga dilakukan seperti di SDN Jatirasa III maupun di SDN lain. Hal ini menjadi keluhan sebagian walimurid meski tidak berani terang-terangan karena khawatir akan dampak terhadap anaknya.
Plt. Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, saat ditanyakan masalah ini enggan menjawab. Rahmat meski sempat menanyakan di SD mana, namun tidak berkomentar ketika disinggung salah satunya SDN di Pekayon.
Hal sama disampaikan Sutriyono, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, yang menyebut belum konsentrasi terkait dengan masalah tersebut. Politis PKS ini juga enggan memberi komentar terkait studi tour yang memberatkan orangtua murid.
Sebelumnya, Kepala SDN Pekayonjaya I, Muzakir, menyatakan tidak tahu menahu atas kegiatan pelepasan muridnya. Semua itu, katanya, ditangani oleh Komite Sekolah.

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food