Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Pengusaha Beberkan Dugaan Money Politic DI DPRD Kota Bekasi

KOTA BEKASI, Glest Radio.com - Dalam memuluskan untuk terpilih menjadi ketua DPRD Kota Bekasi 2008 menggantikan Rahmat Effendi yang terpilih menjadi Wakil Wali Kota Bekasi dalam Pilkada 2008, Yusuf Naseh, salah satu kader Partai Golkar yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD periode 2009-2014 diduga malakukan money politic.

Bahkan, dikabarkan uang yang digunakan dalam melakukan money politic itupun didapat dari pinjaman kepada salah satu rekanan yang bernama Soni sebesar Rp145 juta yang belum dilunasi hingga saat ini. Kabarnya saat meminjam uang, semua atas persetujuan Pepen panggilan akrab Rahmat Effendi yang saat ini menjabat sebagai Plt Wali Kota Bekasi.
Menurut pengakuan Soni, ketika itu Yusuf Naseh meminta dirinya untuk membantu meminjamkan uang agar bisa mulus menggantikan Pepen sebagai ketua dewan. Karena tidak begitu percaya, Soni pun dipertemukan dengan Pepen.
“Waktu itu saya kurang percaya, makanya Pak Naseh mengajak saya bertemu dengan Pak Pepen ketika itu. Dan, Pak Pepen meminta saya untuk membantu, makanya saya mau meminjamkan uang,” ujarnya sembari memperlihatkan kwitansi yang ditandatangani Yusuf Nasih per tanggal 5 September 2008.
Soni pun mengaku alasan memintam itu untuk memuluskan Yusuf Naseh menjadi ketua dewan mengganti Pepen. “Katanya biar mulus jadi ketua dewan.
Yang saya tanyakan, kok sampai sekarang uang saya tidak dipulangkan, padahal sejak tahun 2008 loh,” bebernya polos sembari menegaskan akan mengungkap semua terkait kasus tersebut.
Namun ketika dikonfirmasi Yusuf Naseh langsung membantah dan mengatakan kalau kabar yang sebelumnya sudah beredar lewat beberapa media lokal itupun tidak benar dan hanya sebatas isu murahan.
“Tidak ada saya pinjam uang kepada saudara Soni. Memang dia teman saya,” ucapnya .
Bukan itu saja, salah satu pimpinan DPRD Kota Bekasi yang akrab disapa Yunas ini pun memberikan bantahan kalau dalam pemilihannya sebagai Ketua DPRD pada tahun 2008 menggantikan Rahmat Effendi dilakukan dengan cara melakukan money politic kepada anggota dewan lainnya.
“Sekali lagi saya katakan, pemilihan saya sebagai Ketua DPRD saat itu sudah sesuai aturan dan saya tidak pernah begitu-begituan. Itu semua tidak benar,” papar politisi gaek yang selalu humoris ini. (rif)

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food