Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Mutasi Di Kota Bekasi Tidak Beretika

Glest Radio.com - KOTA BEKASI, .Seperti diperkirakan sebelumnya apabila dilakukan mutasi oleh Plt. Walikota Bekasi Rahmat Effendi akan banyak pejabat yang kecewa dan itu menjadi kenyataan.
Beberapa orang pejabat yang tidak mau disebut jati dirinya menyampaikan kekecewaannya dikarenakan adanya kejanggalan. Seperti adanya seorang pejabat yang saat ini diangkat dan menduduki jabatan camat. Padahal sipejabat yang naik jabatannya itu baru hanya sekali menjabat sekertaris kecamatan (Sekcam).

“Saya sudah tiga kali menjabat Sekcam ditempat berbeda namun tidak diangkat dan ini sepertinya tidak adil,” ungkap seorang pejabat kepada Sentana usai mengikuti acara mutasi di gedung Patriot perkantoran Pemkot Bekasi, Kamis (9/6).
Melihat hal tersebut mutasi jajaran pejabat di Pemkot Bekasi dinilai berdasarkan kedekatan hubungan dengan Plt. Walikota, Rahmat Effendi. Sejumlah orang dekat yang akrab disapa Pepen, saat ini sedang menduduki posisi strategis dan yang tidak dekat dipindahkan.
Beberapa orang yang dipindahkan yang sepertinya kurang sependapat dengan Rahmat Effendi antara lain Aan Suhada dari Disperindagkop pindah ke Disporbudpar. Agus Darma dari Dishub dipindah ke Kesbangpol. Agus Sofyan dari Disbinmarta dijadikan menjadi staf ahli Walikota Bidang Pembangunan.
Sedangkan orang yang diindikasi memiliki kedekatan dengan Rahmat Effendi yang ditempatkan pada posisi strategis antara lain. Reni Indriwati dari Kesbangpol menjadi Kepala BPPT, Momon, Sulaiman dari Asda I menuju Disbinmarta. Koswara dari kabid diangkat menjadi kepala dinas.
"Kami melihat mutasi kali ini mengutamakan kedekatan (like and dislike-red). Selain itu juga tidak melihat jenjang pejabat yang diangkat dan masih banyak yang lebih layak menduduki suatu jabatan tapi yang diangkat orang yang lebih junior dan mungkin kemampuannya tidak begitu lebih dari kami,” keluh beberapa pejabat di Pemkot Bekasi.
Adalagi yang lebih tidak masuk akal dan janggal, adanya pejabat yang dipindah ke dinas yang sama sekali tidak mencerminkan latar belakang pendidikan. “Ini sungguh tidak tepat, masa saya dimutasi dan ditempatkan pada tempat wilayah bukan menjadi keahlian saya dan jauh bertolak belakang dengan keahlian saya,” katanya kesal.
Melihat hasil mutasi dan adanya keluhan dari beberapa pejabat Pemkot Bekasi menjadi acuan, dengan mutasi tersebut telah adanya pegawai negeri sipil (PNS) atau pun pejabat di Kota Bekasi yang merasa dirugikan. Juga dengan menempatkan pejabat pada salah satu dinas yang tidak sesuai dengan keahliannya akan berdampak makin buruknya pelayanan disebabkan pejabat yang ditempatkan kurang ahli pada pekerjaannya yang baru.
Selain itu, mutasi disinyalir merugikan PNS di Pemkot Bekasi dengan adanya keluhan dan protes dari beberapa pejabat, seperti yang dilakukan Dedi Juanda selaku Kepala Satpol-PP Kota Bekasi digantikan Edi Rosadi yang menjabat Kepala Dinas Kebersihan.
Anehnya lagi jabatan Dedi setelah diumumkannya mutasi dan dilantik pejabat baru, Dedi secara otomatis tidak menempati posisi baru (non job-red). Hal tersebut membuat Dedi Juanda terlihat menunjukkan ekspresi kekecewaaanya. Setelah adanya protes dari Dedi, dengan langsung Rahmat Effendi terlihat mengajak Dedi keruangan kerjanya, sepertinya bertujuan untuk menenangkan Pejabat Eselon II tersebut.
Namun ketika Dedi diajak Rahmat Effendi keruangan, ada larangan masuk wartawan terbukti dengan ditutupnya ruangan kerjanya dengan dijaga beberapa anggota Satpol-PP berdiri tegak untuk menghalangi wartawan masuk keruangan Plt. Walikota Bekasi.
Mutasi sendiri, setidaknya 162 Pejabat dari Eselon II dan III yang dimutasi yang dilantik langsung setelah diumumkan oleh Plt. Walikota Bekasi.ROB
Penulis : Robesk Sitompul

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food