Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Mochtar Mohamad Nilai Kesaksian Rayendra Bohong

Glest Radio.com - BANDUNG  – Walikota Bekasi non aktif Mochtar Mohamad, terdakwa dugaan kasus korupsi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi menilai kesaksian mantan Sekretaris DPRD Bekasi Rayendra Sudarmadji tidak benar dan penuh kebohongan.
Hal itu diungkapkan Mochtar Mohamad, saat menanggapi kesaksian Rayendra dalam sidang lanjutan Senin (6/6) lalu di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung.

Menurut Mochtar, Rayendra, sebagai Sekretaris DPRD, mustahil
tidak mengetahui masalah tersebut. Karena masalah anggaran adalah masalah yang melalui proses dan sistem administrasi   yang ditangani oleh Sekretariat DPRD.

Rayendra dalam kesaksiannya di hadapan Majelis Hakim pimpinan
Ketua Majelis Azharyadi menyebutkan,  dirinya sebagai Sekretaris DPRD Kota
Bekasi, tidak tahu menahu soal anggaran yang diajukan Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) dan oleh Walikota Bekasi untuk berbagai kegiatan.

Penasehat Hukum Mochtar Mohamad, Sirra Prayuna, seusai sidang
menyebutkan, keterangan saksi Rayendra penuh kebohongan. Sekretaris DPRD, sebagai penata laksana administrasi dan sebagai mediator antara Legislatif dan Eksekutif dipastikan dan harus mengetahui masalah prosedur anggaran, termasuk masalah penggunaannya.

Sirra meminta para saksi dalam persidangan kliennya agar berkata
jujur dan tidak ditunggangi kepentinganlain, selain kepentingan penegakjkan
hukum.

Saksi lainnya Agus Sofyan mengatakan, semua Kepala SKPD
diperintahkan Walikota Mochtar Mohamad agar menganggarkan sebagai anggaran dari APBD untuk kegiatan Walikota.

Sementara itu saksi dr. Muhammad Iman, mantan Kepala Dinas
Kesehatan menyebutkan, dirinya tidak perrnah mendapat instruksi dari terdakwa untuk menyisihkan anggaran untuk kegiatan Walikota.

Iman yang kini menjabat sebagai Direktur RSUD Kota Bekasi itu
mengatakan, beberapa kepala SKPD pernah mendapat perintah dari Wakda bekasi agar menyisihkan dan auntuk berbagaikegiatan   yang tidak terlalokasikan dalam APBD.

Sidang yang mendapat perhatian dari sekitar 300 warga Bekasi
yang sengaja datang ke Bandung untuk memb erikan suport pada Mochtar Mohamad, sidang sempat molor hampir 5 jam, dari jadwal pukul 09.00 baru dibuka pukul 14.00 WIB.

Sementara itu kondisi kesehatan Mochtar Mohamad, menurut Sirra
Prayuna, masih kurang fit. Mochtar masih merasa kurang sehat dan perlu
pengobatan dan perawatan internsif. (chevy/dms).

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food