Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Di UPTD Terminal Kota Bekasi, CPNS Pimpin PNS

KOTA BEKASI, Glest Radio- Salah satu yang disorot elemen masyarakat adalah penempatan pegawai yang tidak sesuai dengan kompetensinya. Salah satunya, di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, seorang calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang bernama Fudholi dipromosikan menempati jabatan Kasubnit Pengendali Operasi UPTD Terminal Kayuringin. Fudholi menggantikan seorang PNS golongan II A yang bernama Yantoni.

“Bagaimana gak amburadul sistem kepegawaian, jika seorang CPNS yang belum melaksanakan prajabatan memimpin PNS,” tutur Ketua LSM Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Ali Dalimunthe sambil memperlihatkan data-data.
Menurut Ali, jika Plt Wali Kota Bekasi tidak sanggup membenahi persoalan sistem struktur kepegawaian di Dishub Kota Bekasi sesuai tingkatan golongan, bagaimana akan membenahi struktur se-Kota Bekasi. “Contoh kasus di Dishub seharusnya dijadikan pelajaran revitalisasi birokrasi oleh Plt Walkot. Sebab, hal itu berdampak kepada kepercayaan masyarakat yang terlihat mulai menurun terhadap kepemimpin Rahmat Effendi,” paparnya.
Ketika dikonfirmasi, Sekretaris Dinas Perhubungan Kosim justru menyatakan tidak ada pejabat di Kayuringin. “Yang ada Kepala UPTD. Yang mana salahnya? Kalau memang yang bersangkuran merasa mampu dan sudah dipilih pimpinan mau bagaimana? Tapi gak ada itu, coba tanya langsung ke Kepala Dinas (Agus Darma),” tutunya.
Namun demikian ia tidak menampik adanya CPNS yang bertugas di Terminal Kayuringin membawahi PNS. “Yah kalau secara fungsional dia mampu, kenapa tidak. Itu kan hanya masalah struktural saja,” singkatnya saat dihubungi.
Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi Roy Achyar mengatakan, seorang CPNS tidak dapat memimpin seorang PNS. Apalagi jika posisi jabatan CPNS itu sangat vital. “Jelas gak bisa dong, memangnya sudah tidak ada lagi PNS yang mampu. Penempatan seseorang PNS itu bukan didasari dari kedekatan, namun dari penilaian kinerja,” tandasnya, seraya mengatakan akan meminta klarifikasi rotasi pejabat di internal Dishub Kota Bekasi.
Hingga berita ini di terbitkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi yang baru saja ditunjuk kemarin Supandi Budiman tidak bersedia dikonfirmasi meski sudah dihubungi via telepon selularnya, juga pesan singkat (SMS).  (jie)

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Ternyata, spt itu yah wajah pemerintah Kota Bekasi. Pantes aja, gimana mau bener!? Susah, kalo jabatan udah menjadi ajang cari duit, ditambah ama kedekatan yg diutamain, kpn rakyat bekasi mau makmur

Poskan Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food