Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Wali Kota Bekasi Non-Aktif Ajukan Tahanan Kota

GlestRadioBekasi -Wali Kota Bekasi non-aktif, Mochtar Mohamad, melalui kuasa hukumnya mengajukan permohonan pengalihan status menjadi tahanan kota. Permohonan ini diajukan agar Mochtar yang tengah mengidap penyakit jantung koroner dapat segera sembuh. "Secara psikologis di rumah akan sangat berbeda ketimbang tetap di dalam tahanan," kata Darius Dologsaribu, anggota tim kuasa hukum Mochtar, Selasa, 24 Mei 2011.

Tim kuasa hukum, kata Darius, kini menunggu surat rekomendasi dari Rumah Sakit M. Husni Thamrin, Tebet, Jakarta, untuk diajukan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, sebagai bukti bahwa Mochtar benar-benar sakit.

Politikus PDI Perjuangan Kota Bekasi itu dirawat sejak Senin, 23 Mei lalu karena penyakit jantung. Mochtar masuk rumah sakit pukul 11.00 WIB dan langsung menjalani serangkaian pemeriksaan, seperti cek laboratorium sampai diinfus.

Ketua tim dokter Rumah Sakit M. Husni Thamrin, dr. Asnat, memutuskan Mochtar untuk dirawat inap. "Bapak harus jalani pemeriksaan lebih lanjut," kata Darius. Surat keterangan dokter spesialis jantung yang menyatakan Mochtar harus dirawat inap itu, menurut Darius, telah dikirim via faksimile ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Bandung.

Permohonan pengalihan status tahanan kota akan diajukan kepada hakim dalam sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi pada Kamis, 26 Mei nanti.

Mochtar dijebloskan ke tahanan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lewat sejumlah tuduhan kasus korupsi, di antaranya menyalahgunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010, menilap dana makan minum, dan suap Piala Adipura. 

Mochtar sempat mendekam di Rumah Tahan Salemba dan pada 8 April lalu dipindah ke Lembaga Pemasyarakatan Kebonwaru, Bandung, setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P21.

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food