Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Pejabat Bermasalah Ditolak

Pepen Bantah Lakukan Pembahasan Kabinet Bayangan
glestradio.com - BEKASI SELTAN- Dikabarkan melakukan perjalanan ke pulau Bintan, Kepulauan Riau dengan membawa agenda khusus terkait persiapan pengangkatan beberapa pejabat di SKPD yang kosong dan mempersiapkan Sekda defenitif, Wakil Wali Kota Rahmat Effendi langsung membantah.
Bahkan dalam bantahannya langsung secara lisan kepada Radar Bekasi itu, Wakil Walikota (Wawali) Bekasi yang akrab disapa Pepen ini mengatakan, kalau keberangkatannya bukan ke Pulau Bintan Riau seperti yang diberitakan sebelumnya pada Sabtu (30/4) lalu. Dia menjelaskan kalau keberangkatannya itu bersama rombongan ke Pulau Bangka Belitung untuk pertemuan dengan Direktur Utama PT Timah tbk.

“Kabar saya pergi ke Bintan itu tidak benar. Apalagi ada agenda khusus mengenai penyusunan pejabat, ngawur itu,” ucap Pepen saat menghubungi langsung Radar Bekasi dari balik telepon genggamnya.
Pepen juga menjelaskan, kepergiannya bertemu dengan pihak PT Timah adalah agenda yang sudah terencana sebelumnya, terkait pembentukan konsorsium bagi pembangunan Ram Tol Barat. Dengan demikian lanjutnya, sudah otomatis menyertakan beberapa pejabat SKPD untuk mendampinginya.
“Kepergian kita itu adalah dalam rangka pembahasan konsorsium yang memang harus didukung pihak ketiga. Maka dari itu saya ajak beberapa pejabat yang berkaitan dengan perijinan seperti Kadis P2B Rayendra Sukarmadji, Asda I Gunung Hilman, Bagian Perencanaan Disbimarta Koswara serta Badan Pertanahan Pemkot. Saya berangkat Kamis dan kembali lagi Jumat. Apa perlu juga saya kirimkan tiket pesawat saya,” kelitnya.
Dikabarkan sebelumnya, Pepen sudah menyusun kabinet bayangannya untuk mengisi kekosongan beberapa SKPD. Informasi yang diterima menyebutkan bahwa, Rayendra Sukarmadji diposisikan menjadi Sekda, Koeswara Kadis Bina Marga dan Tata Air, Gunung Hilman Kepala BPPT, dan Junaidi jadi Kepala BKD.
Namun, beberapa pihak menolak keberadaan calon Sekda dan Kepala BPPT, serta calon Kadis Bina Marga Koeswara. “Beberapa di antara pejab at yang akan diposisikan di tempat strategis adalah pejabat yang sempat kesandung masalah Narkoba, serta diduga terkait kasus wali kota. Jadi, Mendagri dan gubernur harus hati-hati menyetujui ajuan dari Pemkot Bekasi,” tegas M.Renal, presedium Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (AMAN) Bekasi. (rif)

Sumber : Radar Bekasi

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food