Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Kota Bekasi Stop Perijinan Minimarket

BEKASI SELATAN-Pasca ditetapkan sebagai Wali Kota Sementara menggantikan Wali Kota Bekasi nonaktif Mochtar Mohamad yang terbelit kasus korupsi, Rahmat Effendi langsung tancap gas. Dia langsung menginstruksikan menyetop perijinan dan pembangunan minimarket di Kota Bekasi dengan alasan keberadaan minimarket selama ini telah mematikan usaha para pedagang kecil.
”Mei ini sudah tidak boleh lagi ada minimarket baru. Karena dikhawatirkan akan mengganggu para pedagang kecil yang sudah ada,” kata Wali Kota Sementara Bekasi Rahmat Effendi kemarin.

Dia menambahkan, saat ini jumlah minimarket yang berdiri di Kota Bekasi mencapai 400 unit. Dan yang lebih disayangkan lagi, keberadaan minimarket itu sudah masuk ke tingkat RT dan RW dengan jarak berdekatan.
Selain mengkhawatirkan komunitas pedagang tradisional, kata dia, belakangan diketahui banyak minimarket yang menyalahgunakan perizinan, bahkan tak memiliki izin. Salah satu pelanggaran pengusaha minimarket itu diantaranya mengubah fungsi tempat tinggal menjadi tempat usaha. ”Untuk itu kami batasi mereka agar seluruh pendiriannya sesuai dengan aturan yang berlaku,” paparnya.
Dengan begitu, terhitung bulan Mei ini pria yang akrab disapa Pepen mengaku, sudah menginstruksikan kepada SKPD terkait untuk tidak lagi mengeluarkan izin baru pendirian minimarket.
Dia menambahkan, Pemkot Bekasi akan melakukan evaluasi mengenai jumlah ideal minimarket yang ada di setiap kecamatan. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan kajian berapa jarak ideal antara pasar tradisional dan minimarket.
Kajian ini, kata dia, perlu dilakukan agar perekonomian pasar tradisional dapat hidup dan pengusaha minimarket juga tidak mati. Soal langkah yang akan dilakukan terhadap minimarket atas tindakan pelanggaran, Pepen menuturkan, pihaknya dalam waktu dekat akan segera melakukan verifikasi ulang perizinan mini market yang telah berdiri. ”Kami akan evaluasi ulang soal perijinan semua minimarket,” terangnya.
Menanggapi masalah itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Sutriyono mengatakan, pihaknya melalui Komisi A akan melakukan pembahasan atas pendirian semua minimarket. Jika memang ditemukan adanya pelanggaran, maka eksekutif yang harus bertanggung jawab. ”Karena pemegang perijinan ada di eksekutif,” jelasnya.
Maraknya minimarket yang berdiri berdekatan dengan pedagang tradisional, Sutriyono mengaku, kasus itu akan menjadi masalah ke depannya. Karena, banyak pengusaha kecil yang selama ini bergantung kepada penjualan mereka. ”Kami akan kaji soal pendirian minimarket ini, jangan sampai menghancurkan pedagang tradisional,” tandasnya. (mif)
Sumber : Radar Bekasi

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food