Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Aal Minta Pepen Jelaskan Mandeknya Pencairan Anggaran

GlestRadio.com - BEKASI KOTA - Tak kunjung cairnya anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi yang mencapai Rp2 miliar dalam  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2011 menjadi pertanyaan DPRD Kota Bekasi.
Hal itu dikatakan Ketua DPRD Kota Bekasi Azhar Laena saat dikonfirmasi terkait keresahan KONI Kota Bekasi yang mengancam akan melakukan aksi demo dengan mengerahkan sekitar 40 pengurus cabang (Pengcab) yang berada dibawah naungannya ke DPRD Kota Bekasi.

“Seharusnya persoalan anggaran ini tidak perlu terjadi keresahan kalau kemudian pihak eksekutif bisa terbuka dan peka terhadap apa yang dikeluhkan KONI. Terlebih anggaran yang sudah kami sahkan dan seharusnya bisa cepat dicairkan itu sangat berkaitan dengan persiapan dalam pembinaan para atlet,”ucap ketua dewan yang akrab disapa Aal ini, kemarin.
Aal juga mengatakan, dengan persoalan yang dihadapi KONI pihaknya akan segera membuka komunikasi dengan pihak eksekutif. Apalagi ancaman demo yang akan dilakukan  KONI bukan saja akan dilakukan di Pemkot lebih dari itu pengurus KONI pun akan melakukan demo di DPRD, yang menurutnya kurang tepat.
“KONI punya hak untuk mempertanyakan anggaran mereka, dengan melihat kebutuhan yang mendesak. Namun jangan kemudian mempertanyakan persoalan anggaran ini kepada dewan karena pihak DPRD sebagai lembaga yang memiliki fungsi bugeting sudah menjalankan fungsinya dengan mengesahkan anggaran. Untuk urusan teknis pencairan dan sebagainya itu sudah menjadi wilayah dari Pemkot Bekasi,” paparnya.
Dengan demikian secara kelembagaan Aal, berharap sebagai penentu kebijakan Plt Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi agar bisa membuka komunikasi dan menjelaskan persoalan yang terjadi. Agar tidak berakibat keresahan bagi KONI Kota Bekasi dan berimbas terhadap para atlet.
Sebelumnya, Ancaman demo sebanyak 40 pengurus cabang (Pengcab) di bawah naungan KONI Kota Bekasi dilontarkan langsung Humas KONI Kota Bekasi Zulkarnain Alregar kepada wartawan yang rencananya akan dilakukan Selasa (31/5)
Bahkan menurutnya, Plt Wali Kota Bekasi Rahmad Effendi dalam hal ini dituding tidak perduli kepada KONI Kota Bekasi, yang notabene sebagai induk dari pada cabang olahraga (Cabor) yang ada di Kota Bekasi. Pasalnya, sampai saat ini KONI Kota Bekasi tidak juga diperhatikan dalam pencairan anggaran KONI..
”Akibat dari pada belum turunya dana APDB 2011, Pengcab tidak dapat melakukan pembinaan terhadap atlet di 40 Cabor dengan maksimal. Padahal, anggaran tersebut disiapkan untuk persiapan berbagai kejuaraan. Termasuk juga, pada Pesta Akbar Olahraga Nasional yakni, Pekan Olahraga Nasional (PON), Riau tahun 2012 mendatang,“ ujar pria berkaca mata ini. (rif/Radar)

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food