Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Wakasek SMA Melek Bahaya Narkoba


BEKASI SELATAN -Maraknya kejadian tauran antar sekolah belakangan ini, sebagai langkah preventif dan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Prederan Gelap Narkoba (P4GN) dikalangan siswa, Dinas Pendidikan Kota Bekasi dan BNK Bekasi menggandeng Polres Bekasi mengadakan pembinaan kepada Wakasek Bidang Kesiswaan SMA Kota Bekasi.
Bertempat di ruangan serbaguna SMAN 8 Bekasi sekitar 38 Wakasek Kesiswaan tingkat SMA negeri dan swasta berkumpul, untuk mendapatkan pengarahan. Hadir sebagai pembicara Kabid Dikmen Disdik Dedi Junaedi, Kasi Kesiswaan Dikmen Disdik Ermawati, Kalahar BNK Bekasi Supandi, serta perwakilan dari Polres Bekasi.

“Guru kesiswaan merupakan pihak yang sehari-hari menangani kegiatan para siswa harus bisa membentengi para siswa untuk itu harus memiliki pengetahuan yang cukup juga tentang ciri-ciri siswa yang menggunakan narkoba, jenis-jenis narkobanya juga supaya bisa mengantisipasi,” papar Supandi.
Para peserta juga mendapatkan paparan tentang kasus tauran dan penangannya dari Polres Bekasi. Antusiasme para peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh para Waksek Kesiswaan terkait kebijakan yang dijelaskan oleh BNK, Disdik dan Polres tersebut.
Sementara itu Wakasek Kesiswaan SMAN 8 Bekasi Sugeng mengatakan, penyuluhan merupakan hal sangat positif berguna bagi Wakasek, dalam menangani kasus narkoba serta permasalahan anak SMA lainnya seperti tauran dan lainnya. “Setelah mengikuti kegiatan ini kami jadi tahu bagaimana harus bertindak, apa yang diperbolehkan atau tidak dan bagaimana menangani anak yang tersandung kasus narkoba,” ujarnya panjang lebar.
SMAN 8 Bekasi kata Sugeng juga, rutin melakukan razia dua kali setiap satu semester untuk menghindari siswa dari hal-hal yang tidak ada kaitannya dengan proses belajar mengajar. “Selama ini belum ada yang aneh-aneh kami selalu menyita barang-barang siswa yang tidak berkaitan dengan belajar supaya belajarnya kondusif,” tandasnya. (lan)
Sumber : Radar

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food