Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

KPK Lakukan Rekontruksi di Rumah Walikota Bekasi

BEKASI - GlestRadio.com – Rekonstruksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Walikota Bekasi Mochtar Mohammad, kembali dilakukan Rabu (16/3). Ini kali dilakukan di rumah dinas walikota yang letaknya masih berada di kompleks Kantor Walikota.

Seperti hari sebelumnya, ratusan pendukung Mochtar masih terus terlhat di halaman kantor dan depan rumah dinas.
Meski menjalani rekonstruksi, Mochtar masih menyempatkan waktu untuk menemui para pendukung setianya.


Saat menemui para pendukungnya ini, walikota meminta doa warga Bekasi agar kasus yang dijalaninnya segera selesai dan tidak ada hambatan sedikit pun. “Doakan agar semua beres dan tidak ada masalah. Sehingga kita masih bisa bersama, dan saya dapat menjalani ini tanpa persoalan. Semua tuntas,” kata walikota.

Dalam menjalani rekonstruksi hari kedua, Mochtar masih didampingi Tim kuasa hukum yang terdiri dari Siera Prayuna, Darius Dolok Saribu, Hiu Hindiana, dan Yanuar Prawira Wasesa. Mereka menyesalkan sikap KPK yang terkesan memaksakan tuduhan yang dialamatkan kepada Mochtar.

Sementara pada hari pertama Selasa (15/3), Mochtar menjalani rekonstruksi rapat koordinasi penilaian Adipura di ruang rapat Walikota pada tanggal 1 Juni 2010 dengan menghadirkan 15 orang saksi kepala dinas Pemkot Bekasi/SKPD. Rekonstruksi pertama diwarnai aksi protes kuasa hukumnya karena ada kejanggalan dan keterangan yang diberikan para saksi juga berbeda-beda.

“Dalam rapat tersebut Mochtar tidak pernah mengatakan secara tegas kepada kepala-kepala SKPD untuk menyerahkan uang kepada tim penilai Adipura. Dan pernyataan Mochtar tersebut juga tidak dianggap sebagai perintah penyuapan,” ujar Siera.(Dieni/dms)

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food