Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::.....::..Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

Hasil Rekonstruksi Dilakukan KPK Ditolak Walikota Bekasi


BEKASI - GlestRadio.com -Reka ulang (rekonstruksi) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terhadap tersangka Walikota Bekasi, Rabu memasuki hari kedua, setelah Selasa lalu juga dilakukan.

Reka ulang yang menampilkan 14 adegan itu, sebagian besar ditolak oleh Mochtar Mohammad, Walikota Bekasi. “Walikota menolak, karena beberapa adegan merasa tidak pernah dilakukannya,” ujar Hiu Hidiana, salah satu kuasa hukum, sambil mengatakan intinya reka ulang itu, berdasarkan berita acara para saksi.


Sehingga pengacara Mochtar Mohammad menilai, adegan-adegan dalam reka ulang itu hanya rekayasa yang dilakukan saksi. “Makanya kami berpendapat kalau reka ulang itu adalah rekayasan KPK dan beberapa orang,” tandas Hiu.

Dalam reka ulang itu menampilkan adegan, di Guest House, kolam renang dan meja makan. Adegan yang menampilkan pertemuan-pertemuan itu disebutkan pemberian uang dari beberapa SKPD ke walikota. “Kami juga tidak tahu uang apa dari mana sumbernya,” tutur Hiu lagi.

Mereka yang ikut reka ulang itu selain tersangka Mochtar Mohammad, Tjandra Utama (mantan Sekda), Rayendra (Kepala P2B), Agus Sofyan (Kadin Bina Marga), Dr Yonthi, Kadis Kesehatan ) Dr Iman (pejabat Dinkes) dan Dadang Hidayat (Kepala BKC).

Jalannya reka ulang ini, selain dijaga puluhan anggoa Satpol PP juga ditambah puluhan petugas Polresta Bekasi Kota.

Rekonstruksi juga dilakukan di rumah dinas walikota yang letaknya masih berada di kompleks Kantor walikota.
Seperti hari sebelumnya, ratusan pendukung Mochtar masih terus terlhat di halaman kantor dan depan rumah dinas.Meski menjalani rekonstruksi, Mochtar masih menyempatkan waktu untuk menemui para pendukung setianya.

Ada tujuh orang saksi yang dihadirkan dalam rekonstruksi tersebut antara lain Nandi Suryakandi (Kepala Disdukcapil), Retni Yonti (Kepala Dinas Kesehatan), Junaedi (Kepala Dinas Tenaga Kerja), Makbullah (Kepala Dinas Pertamanan, Pemakaman, dan PJU) dan Sopandi Budiman (Ketua Harian Badan Narkotika Kota).

Hiu mengungkapkan adegan penyerahan uang senilai Rp 600 juta juga ditolak Walikota. Pasalnya, dalam penyerahan uang tersebut, Walikota mengaku tidak berada di lokasi. "Adegan ke 41 ketika uang diserahkan Rayendra ke Tjandra, walikota tidak berada di tempat," ujarnya.


Walikota meminta doa warga Bekasi agar kasus yang dijalaninnya segera selesai dan tidak ada hambatan sedikit pun. “Doakan agar semua beres dan tidak ada masalah. Sehingga kita masih bisa bersama, dan saya dapat menjalani ini tanpa persoalan. Semua tuntas,” kata walikota.(Dieni/saban/B)

0 komentar:

Posting Komentar

Glest Musik

GlestRadio-Food